Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 27, 2008

Urip-Mati Kagungan Gusti

Sebuah Testimoni untuk Natiq. Oleh: Firdaus Putra A. Kematian bukanlah sebuah tragika. Bukan pula peristiwa dramatis yang luar biasa. Kematian adalah salah satu episode siklus hidup manusia. Ia tak perlu disesali. Ia tak perlu diisak-tangisi. Seperti kehidupan, kematian adalah anugerah. Setiap manusia hidup, bakal mati. Mereka berlomba-lomba mati dengan cara tertentu. Bagi Muslim, khusnul khotimah adalah dambaan ideal. Cara mati inilah yang membuat kematian menjadi luar biasa. Ada yang mati melalui kecelakaan tragis. Ada yang sakit terlebih dulu. Ada juga yang halusnya tak terkira. Atau, yang tak kuasa hidup, mati dengan cara ngendat atau gantung diri. Pilihan cara mati inilah yang akan menjadi cerita di masyarakat. Apakah wajar atau tidak. Apakah biasa atau luar biasa. Dan ujung-ujungnya, apakah khusnul atau su’ul khotimah. Masyakat kita membutuhkan dongeng. Dongeng tentang kematian. Dongeng peneguh keimanan, pemberi pelajaran. Dongeng tentang hikmah di balik peristiwa. Seti...