Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 29, 2009

Tetap Perlu Keliling Dunia

Dear, Sahabatku Gita Aku sudah terima dan baca surat balasanmu. Aku yakin sesaat kamu terima suratku, kamu pasti langsung menjajagi tulisan peserta lain yang ikut program itu . Gita, aku memahami betul kekhawatiranmu. Ya, kamu pasti khawatir adanya sindrom “amnesia sejarah”, “rendah diri” dan “silau” pada negeri Belanda oleh peserta program. Aku pun berpikir sama. Dalam kajianku, Sosiologi, inilah mentalitas masyarakat poskolonial. Sebuah sikap masyarakat yang pernah mengalami penjajahan. Meski penjajahan itu sudah berakhir cukup lama, lebih dari 60 tahun yang lalu, namun bekas-bekasnya masih tersisa di relung-relung jiwa masyarakat. Dan ironisnya, seperti yang kamu tulis, sindrom itu lekat pada generasi kita, generasi yang sebenarnya tak mengalami sejarah kelam itu. Tak perlulah aku keliling dunia, biarkan ku di sini. Tak perlulah aku keliling dunia, karena ku tak mau jauh darimu. Dunia boleh tertawa, melihat ku bahagia. Walau di tempat yang kau anggap tak biasa. Gita yang mani...