Oleh: Firdaus Putra A. Hari ini siapa yang tidak mengenal friendster atau biasa disingkat dengan fs. Mungkin hari ini juga fs sudah menjadi gaya hidup, khususnya bagi muda-mudi, tidak hanya di Eropa, Amerika atau negara maju lainnya, tetapi juga sebagian muda-mudi Indonesia. Pernah saya secara sengaja masuk ke fs teman, dan saya lanjutkan masuk ke fs temannya teman saya, kemudian ke temannya temanya teman saya, sampai ada tujuh orang lebih saya masuki tanpa pernah kenal. Saya kagum terhadap jaringan interaksi yang dibangun oleh fs. Benar-benar tanpa batas. Jika kita fs sebagai perumahan, saya secara bebas masuk ke satu pintu rumah. Kemudian dari pintu belakang saya keluar. Di pintu belakang, ada pintu depan dari rumah orang lain. Saya masuk. Dan seterusnya sampai tidak terbatas. Pengalaman eksperimen di atas memberikan saya gambaran bagaimana interaksi pada fs terbentuk. Yakni semacam open web, sebuah jaringan interaksi terbuka. Apa yang perlu kita lakukan adalah menentukan titi...