Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 10, 2009

Menulis dengan Ekonomis

Oleh: Firdaus Putra A. Seminggu lalu seorang teman dari Jakarta, kebetulan wartawan singgah di kos. Kami ngobrol sampai larut soal tulis-menulis. Ada satu konsep yang sampai sekarang masih aku ingat “ekonomi kata”. Maksudnya bagaimana menggunakan kata secara ekonomis (hemat) saat menulis. Menurutnya saya termasuk orang yang boros kata. Kalimat panjang-panjang. Ya seperti sekarang ini. Tentu saja, saya menulis tanpa beban. Tidak ada batasan jumlah kata atau halaman. Semaunya, secapainya dan serampungnya. Tapi, katanya lagi, pembaca mudah bosan dengan gaya tulisan seperti itu. Cobalah perpendek, ringkas dan berhemat dengan kata. Carilah diksi atau frasa yang padat namun kaya makna. Sebenarnya saya mulai menyadari kekurangan itu. Apalagi saat bertemu dengan kawan Jajang Januar yang tulisannya padat. Dia menulis dengan serius. Setiap kata, frasa dan irama, benar-benar diperhatikan. Beda dengan saya, asal nulis. Jujur saya iri pada Jajang. Ia benar-benar penulis. Selain soal “ekono...