Oleh: Firdaus Putra Akan kukisahkan padamu seperti apa itu romantis. Kucatat manuskrip ini di bawah pengaruh Ode To Joy dan Fur Elise -nya Beethoven. Kuputar keras-keras pada earphone hingga penuhi gendang telinga dan seluruh memoriku. Dan sayangnya, aku tetap gagal rangkai metafor untuk sebuah puisi. Aku lebih bisa berpanjang-lebar dalam kata. Kuakui saat mencatat ini aku betul-betul mabuk kepayang. Ya … sebuah momen ekstase tentang perasaan yang tak terpermanai itu. Rasa yang begitu membahagiakan, hingga aku bisa lupakan segala ihwal. Rasa yang membuncah begitu saja. Dan tangan ini, hanya ikuti aliran rasa itu. Aku bisa rasakan sesyahdu apa Beethoven saat pimpin orkestra mainkan Ode To Joy . Kusaksikan, dalam film itu, dikawal Anna Holtz (Diane Kruger), matanya memejam-membuka ikuti gerak Holtz. Dan tangan itu, begitu lincah menjulur-julurkan tongkat konduktor. Di panggung itu, di depan ribuan mata, ia begitu agung. Aku lebih suka memadukan ihwal romantis pada ...