Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 31, 2009

Laptop, Hotspot dan Reproduksi Kelas

Oleh: Firdaus Putra A. Malam ini saya sampai pada titik permenungan soal relasi antara laptop, hotspot dan reproduksi kelas sosial. Konteks renungan ini tentu saja bukan pada seluruh pemilik laptop dan pengakses hotspot dimanapun berada, melainkan pada konteks mahasiswa dan fasilitas kampus khususnya di Unsoed. Meski demikian, sampai batas tertentu saya kira tidak menutup kemungkinan untuk menarik ruang generalisasi pada kampus-kampus lainnya. Sekitar satu tahun belakangan mahasiswa Unsoed yang memiliki laptop meningkat tajam paralel dengan tersedianya fasilitas publik berupa hotspot area. Sekarang ini, sebagian besar fakultas di Unsoed sudah menyediakan hotspot area yang bisa diakses secara bebas oleh mahasiswa. Frekuensi akses semakin banyak dan sering paralel dengan kebijakan hotspot area 24 jam nonstop dan ditambah beberapa kafe di sekitar Unsoed menyediakan fasilitas serupa. Saya belum mempunyai data yang pasti terkait tingkat pembelian laptop oleh mahasiswa Unsoed. Namun, sal...

No Free Lunch

Oleh: Firdaus Putra A. Tepatlah ungkapan “Tak ada makan siang gratis” pada kasus yang menimpaku beberapa hari lalu. Pada tanggal 27 Juni yang lalu saya memperoleh peringatan mendadak kalau domain dotcodotcc (.co.cc) blog saya expired. Saya sebut ini mendadak, karena sepengetahuan saya dan mungkin juga blogger lain, domain dotcodotcc diberikan cuma-cuma. Silahkan cek saja di situs penyedianya terpampang banner kecil di pojok kiri-bawah, katanya “Free Domain”. Dulu, mungkin satu tahun yang lalu, saya gunakan domain ini juga berkat rekomendasi seorang teman. Cara kerjanya sangat mudah. Pertama kali masuklah ke situs www.co.cc, pada halaman muka akan kita temukan kolom memanjang untuk mencoba nama domain yang kita kehendaki. Coba saja, masukan pilihan domain Anda. Kemudian klik dan secara otomatis akan dijawab apakah domain tersebut tersedia secara cuma-cuma atau berbayar. Pengalaman saya, nama domain yang pendek (hanya susunan beberapa huruf) biasanya berbayar. Sedang nama domain ya...

Kearifan Tanaman Liar

Oleh: Firdaus Putra A. You know, I love green movement because it make our life’s sustainable. Can you imagine that our sphere haven’t trees to reduce carbon? Pasti udara akan semakin panas dan kotor. Nah saya kira tindakan sekecil apapun dalam rangka mengurangi atau menetralisir karbon yang kita keluarkan: saat merokok, bernafas, repirasi kulit dan sebagainya, akan sangat membantu. Anda tahu tanaman Suplir (Adiantum Sp.) dengan daunnya yang tipis-kecil atau Sotong-sotongan (Jawa) yang hijau menjalar? Tanaman seperti itu tumbuh liar di belakang kamar saya ditemani rumput liar lainnya. Sekitar dua meter depan kamar ada juga tanaman liar yang tak terdefinisikan. Nah, dulu saya sering membabat habis mereka atas nama kerapihan lingkungan. Namun sekarang saya punya pandangan lain. Alih-alih saya “membunuh” mereka, sekarang saya justru membiarkan mereka hidup bebas. Mengapa? Sebenarnya sederhana, saya belum mampu menanam pohon sendiri guna menyerap karbon yang saya dan teman-teman ko...