Sebuah Catatan Kecil Oleh: Firdaus Putra A. * Pagi sampai siang hari tadi (28 Januari 2008) seluruh stasiun televisi secara langsung menyiarkan proses pemakaman almarhum Soeharto, mantan Presiden RI ke-2. Turut serta meramaikan, media cetak seolah tidak mau ketinggalan menyajikan informasi terkait almarhum. Seluruh lika-liku semasa hidupnya menjadi tulisan yang menguntai ribuan kata. Mulai dari karir militer, sampai masa saat almarhum menjabat menjadi Presiden RI. Mengikuti nalar cover both side , beberapa orang diminta testimoninya terhadap almarhum. Ada yang mencibir terkait keotoriterannya selama menjabat. Ada pula yang menyanjungnya. Para tokoh nasional pun angkat bicara. Tidak ketinggalan masyarakat biasa. Terlepas dari sisi kontroversialnya, pemakaman almarhum disaksikan oleh jutaan pasang mata. Pagi sampai siang tadi pun saya turut serta menyaksikan. Meskipun hanya melalui layar televisi. Prosesi “mengantar ke dunia lain” itu seakan menghipnotis masyarakat. Entah karena ...