Oleh: Firdaus Putra, HC. Saya seorang blogger karenanya saya sering menulis. Lebih mendasar dari itu, saya memang suka menulis. Buat saya pada momen tertentu menulis merupakan mekanisme penyembuhan diri (self healing). Saat menuliskan sesuatu, terutama yang terkait dengan hal yang telah lampau, mau tak mau saya harus berani untuk memeriksa ulang diri saya. Memeriksa dalam konteks ini adalah mengingat kembali, meneguhkan, merefleksikan dan tentu saja memaknainya kembali. Dengan cara seperti itu, menulis memberikan sebuah cermin besar dan saya akan berdiri di depannya. Kadang pada momen dimana saya mengalami suasana hati yang buruk, saya akan menulis untuk menumpahkan begitu saja apa yang saya rasakan atau hayati. Penghayatan atas situasi ini yang kadang sulit untuk digambarkan, namun dengan menuliskannya, saya menjadi tahu bagaimana situasi itu terjadi. Penghayatan situasi membuat saya menjadi bagian dari situasi (part in). Dengan menuliskannya, saya akan berposisi se...