Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 1, 2008

Damailah Indonesia!

Refleksi Kebangsaan atas Insiden Monas 1 Juni 2008 Oleh: Firdaus Putra A. I Insiden Monas tanggal 1 Juni 2008 merupakan tamparan yang sangat menyakitkan bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), yang tengah melakukan refeksi hari jadi Pancasila dibubarkan oleh salah satu organisasi massa yang menamakan diri Front Pembela Islam (FPI). Aksi damai berubah menjadi aksi anarkhis, seperti yang diberitakan Kompas Cyber Media (2/6), sekurang-kurangnya, sepuluh orang anggota AKKBB mengalami luka parah. Dan tiga di antaranya harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Pada titik itu, AKKBB sebagai aliansi gerakan masyarakat sipil yang menyerukan pentingnya toleransi, berkebangsaan, dan berkenegaraan, mendapat simpati dari banyak pihak. Tak ayal, kecaman dari segala penjuru harus diterima oleh FPI akibat tindakannya. Simpati dan kecaman tidak hanya datang dari wilayah Jakarta, di beberapa daerah, aksi kecam dan simpati mewarnai. T...

The Others

Judul Buku : Menyongsong yang Lain, Membela Pluralisme Judul Asli : Qabulul Akhar: Min Ajli Tawashuli Hiwaril Hadlarat Penulis : Milad Hanna Penerjemah : Muhammad Guntur Romli Tahun Terbit : 2002 (Mesir) 2005 (Indonesia) Penerbit : Jaringan Islam Liberal Jakarta Halaman : xxx + 262 halaman Oleh: Firdaus Putra A. Jika kita tidak sepakat dengan teori “Benturan AntarPerdaban” atau The Clash of Civilization yang ditulis Sammuel P. Huntington tahun 1996, buku Hanna ini akan menyajikan jawabnya. Hanna sendiri dalam Kata Pengantarnya mengakui bahwa maksud penulisan buku ini yakni dalam rangka melakukan counter terhadap pemikiran Huntington. I’tikad itu terekam kuat ketika Hanna mengawali pembahasan bukunya dengan menyajikan tesis benturan antarperadaban. Pada bab 2, Hanna melacak akar tesis “benturan” mulai dari pertengahan abad ke-19. Ia temukan dalam dialektika-historis yang digagas oleh Karl Marx, dimana konflik antarkelas menjadi faktor penggerak sejara...

Kesempatan Menulis

Oleh: Firdaus Putra A. Beberapa hari ini saya sibuk mengikuti konsolidasi dua aliansi atau koalisi. Yang pertama, Aliansi Rakyat Menggugat (ARM). Aliansi ini dibentuk oleh beberapa ormas mahasiswa di Purwokerto sebagai counter terhadap kebijakan kenaikan harga BBM. Kedua, Koalisi Kebangsaan untuk Indonesia Damai (KKID). Koalisi ini dibentuk sebagai counter dan kerja-kerja kemasyarakatan terkait dengan insiden Monas 1 Juni 2008. Selebihnya, waktu dan energi saya alokasikan untuk mengelola lembaga, LS Profetika yang tengah menyelesaikan dua buletin, edisi Mei dan Juni. Dan sedikit waktu di siang hari, saya gunakan untuk mengkoletifkan pendaftaran kawan-kawan yang akan mengikuti pelatihan “Sejarah Pemikiran” SATUNAMA di Yogyakarta. Di waktu lenggang, khususnya malam hari menjelang tidur, saya sisihkan sedikit waktu untuk membaca buku. Aktivitas itu benar-benar menguras energi. Belum lagi, semaksimal mungkin saya harus tetap memberi perhatian pada kekasih, teman-teman kos, dan sebag...

Ruang Bersama

Semacam Surat Terbuka Oleh: Firdaus Putra A. I Sekedar catatan, saya memilih menyampaikan uneg-uneg ini melalui bahasa tulis karena untuk menghindari konfrontasi secara langsung. Sekurang-kurangnya, konfrontasi melalui intonasi atau volume suara yang meninggi. Sebenarnya uneg-uneg seperti ini sudah lama saya pendam. Saya tunggu dimana kawan-kawan merasa jengah dengan keadaan, saat kawan-kawan tersadar bahwa ada sesuatu yang tak tepat. Namun, lama saya menunggu, dan perubahan itu belum nampak sama sekali. Sebagian orang memang mengenal saya sebagai orang cerewet, khususnya masalah kebersihan. Sudah beberapa kali saya komplain kawan-kawan Shopos Ashram (SA) yang tak mempedulikan kebersihan; misal kebersihan ruang tamu. Kadang saya heran, mengapa kawan-kawan SA tidak terbetik sedikit pun ketika melihat ruang tamu kotor. Apakah lantaran sudah terbiasa sehingga menganggapnya sebagai hal yang lumrah? Atau kawan-kawan SA merasa tidak terganggu ketika sampah menggunung dengan aroma ya...

Belajar Saham

Oleh: Firdaus Putra A. Tanggal 3 Juni yang lalu saya bertandang ke PT. eTrading Securities Purwokerto. Kantor perantara jual-beli saham itu terletak di samping gedung Pasaraya Sri Ratu. Di depan pintu, seorang satpam dan karyawan dengan ramah menyapa kami bertiga. Mereka menanyakan keperluan kami bertandang ke eTrading. Seorang teman menjawab, “Mau ketemu Pak Roli. Tadi sudah janjian”. Bapak satpam tersebut lantas mempersilahkan kami masuk. Di meja resepsionis, seorang karyawati menyapa kami. Karyawati itu meminta kami mengisi buku tamu. Satu per satu kami mengisi; nama, kota, nomor kontak, keperluan kunjungan dan jam kunjung. Kami dipersilahkan masuk ke dalam sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat meja, kursi, dan sepuluh atau lebih komputer yang on line. Kami duduk di salah satu kursi. Ketika akan memulai belajar, tiba-tiba Pak Roli datang. Kami bertiga disambut dengan ramah. Kemudian beliau mengajak kami ke ruangan kerjanya yang terletak di lantai dua. Setelah berbasa-basi,...