Oleh: Firdaus Putra A. IPK saya tidak terlalu kecil, 3,79. Kecerdasan saya juga tidak buruk-buruk amat. Sekurang-kurangnya pada 2006, saya memperoleh penghargaan Mahasiswa Berprestasi I se-FISIP dan III se-UNSOED. Aktivitas saya juga lumayan. Pada awal 2009 saya memperoleh Youngchangemaker Award dari Ashoka Indonesia – Bandung. Lantas, banyak teman bertanya mengapa saya bekerja di koperasi? Tepatnya di Koperasi Kampus UNSOED (Kopkun), bukannya di lembaga yang lain? Banyak orang menganggap koperasi itu hanya mengelola toko kelontong, simpan-pinjam dan sebagainya. Memang tidak sepenuhnya salah. Namun, hanya memaknai koperasi sebagai itu saja, adalah salah. Citra koperasi semacam itu muncul di zaman Orde Baru. Koperasi adalah unit usaha kecil yang tidak akan pernah besar. Itupun diperparah dengan koperasi yang hanya mengurus kalangan menengah-bawah saja. Citra koperasi semacam ini yang membuat banyak teman saya bertanya, “Kok bisa kamu kerja di sana?” Koperasi sejatinya asosiasi suk...