Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 22, 2009

Bekerja di Koperasi

Oleh: Firdaus Putra A. IPK saya tidak terlalu kecil, 3,79. Kecerdasan saya juga tidak buruk-buruk amat. Sekurang-kurangnya pada 2006, saya memperoleh penghargaan Mahasiswa Berprestasi I se-FISIP dan III se-UNSOED. Aktivitas saya juga lumayan. Pada awal 2009 saya memperoleh Youngchangemaker Award dari Ashoka Indonesia – Bandung. Lantas, banyak teman bertanya mengapa saya bekerja di koperasi? Tepatnya di Koperasi Kampus UNSOED (Kopkun), bukannya di lembaga yang lain? Banyak orang menganggap koperasi itu hanya mengelola toko kelontong, simpan-pinjam dan sebagainya. Memang tidak sepenuhnya salah. Namun, hanya memaknai koperasi sebagai itu saja, adalah salah. Citra koperasi semacam itu muncul di zaman Orde Baru. Koperasi adalah unit usaha kecil yang tidak akan pernah besar. Itupun diperparah dengan koperasi yang hanya mengurus kalangan menengah-bawah saja. Citra koperasi semacam ini yang membuat banyak teman saya bertanya, “Kok bisa kamu kerja di sana?” Koperasi sejatinya asosiasi suk...

Akal Budi dalam Situasi yang Dilematis

Oleh: Firdaus Putra A. Perasaan seperti ini membuat saya tak nyaman. Awalnya Wahyu mengirim pesan, “Mas bisa beliin obat deman dan sakit kepala ga?”. SMS itu pukul sembilan malam. Saat itu saya sedang makan dan perut mulai mual karena maag. Saya balas, “Kalau bisa minta bantuan teman kos dulu”. Namun nafsu makan saya juga tak membaik. Nasi, mie goreng dan telur dadar hanya beberapa sendok saya makan. Sisanya saya berikan pada tanah dan berbagai makhluk renik lainnya. Perasaan itu menyergap. Saya merasa tidak nyaman telah menolak permintaan (yang cukup genting) pacar saya. Ada semacam tuntutan naluriah untuk mempertanggungjawabkan tindakan itu. Saya kirim SMS ke tiga teman perempuan, “Pertanyaan. Malam-malam jam 9an kamu demam. Kamu butuh obat. Siapa yang akan kamu mintai tolong? 1. Pacar 2. Teman kos. Jawab ya, serius”. Teman A menjawab, “Pacar”. Menyusul kemudian teman B, “Teman kos, karena cowokku jauh dan teman kos paling dekat sama aku saat ini”. Sedang teman C membalas saat sa...