Oleh: Firdaus Putra A. Akhir Ramadhan tiba. Menyusul kemudian, ritus kebudayaan masyarakat Indonesia, mudik. Ritus ini bak kulminasi dari Ramadhan itu sendiri. Dimana setiap orang yang berkeluarga akan merapatkan diri pada yang lain. Meski jarak membentang antara keduanya. Ada daya magnet yang menarik antara satu sanak dengan famili lainnya. Bagi yang berpunya, pesawat, kereta api, kapal laut kelas VIP dipesan. Bagi yang biasa saja, kelas bisnis sudah cukup untuk menyamankan perjalanan. Sedang bagi yang pas-pasan, jasa angkutan bertaraf ekonomi menjadi pilihan yang tepat. Setiap orang dengan berbagai latar memilih sarana yang menurut mereka nyaman. Untuk sementara waktu kenyamanan menjadi perhatian. Namun, prinsip kerja kenyamanan, di Indonesia, tidak selalu berbanding lurus dengan keamanan. Pesawat terbang bisa tiba-tiba mendarat darurat, landing dengan agak ceroboh, atau take off dengan mengkhawatirkan. Kereta api, baru-baru ini sebuah Argo Bromo Anggrek keluar dari rel. Kapal...