Oleh: Firdaus Putra A. Melihat foto ini Anda sedang tidak berpikir kan kalau saya yang menanam cabe itu? Memang benar, saya dan teman-teman penghuni kos lainnya tak pernah menanam pohon itu. Pohon cabe itu sudah beberapa bulan tumbuh subur tanpa gangguan di kayu rangka pintu salah satu kakus kos saya. Hebatnya, pohon itu berbuah dengan ranum. Saya hitung ada delapan buah cabe ijo segar bergelantungan dengan bebas. Mari kita imajinasikan, bagaimana kiranya si pohon bisa mangkal di kayu rangka pintu kakus kos saya. Sekenario pertama, seorang teman cuci tangan di kran air dekat kakus sehabis menikmati makanan bersambal. Saat itu ada sebiji cabe yang nyelip di sela-sela jari. Air yang cukup kencang melempar si biji itu dan mendarat tepat di kayu itu. Ini masuk akal, bukan? Atau sekenario kedua, seorang teman berkumur-kumur lantaran kepedasan sambal cabe ijo. Tanpa sengaja atau karena memang jorok, ia memuntahkan air kumuran itu ke kayu rangka pintu kakus itu. Dibantu sisa makanan da...