Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 22, 2009

Tak Perlu Keliling Dunia

Dear Gita Gutawa, Kapur putih yang pucat, terasa penuh warna. Dan kelak ia enggan datang pun berpinang. Kertas putih yang pudar, tertulis seribu kata. Dan kuungkap semua yang sedang kurasa. Dengarkanlah kata hatiku, bahwa ku ingin untuk tetap di sini. Tak perlulah aku keliling dunia, biarkan ku di sini. Tak perlulah aku keliling dunia, karena ku tak mau jauh darimu. Dunia boleh tertawa, melihat ku bahagia. Walau di tempat yang kau anggap tak biasa. Biarkanlah aku bernyanyi, berlari, berputar, menari di sini. Tak perlulah aku keliling dunia, karena kau di sini. Tak perlulah aku keliling dunia, kaulah segalanya bagiku di dunia. Sahabatku Gita, pandanganmu masih saja sama seperti beberapa tahun yang lalu. Kamu benar-benar sosok yang romantis. Kamu sangat pandai menghayati masa lalu. Namun, Gita apakah kamu yakin akan senantiasa hidup dalam lingkaran itu? Gita yang baik, hari ini aku juga kamu hidup di zaman yang oleh para Sosiolog sebut era modern. Masa dimana bumi semakin menyempi...

Ayam Kampus

Oleh: Firdaus Putra A. Apa yang bisa dilakukan internet? Yang saya temukan adalah blow-up atau eksploitasi terhadap mereka. Tadi siang (25/03) tak sengaja saya masuk ke sebuah blog. URL blog itu semirip “Jakarta Undercover”. Namun, tentu saja bukan “Jakarta”, melainkan nama sebuah universitas di Purwokerto. Dalam halaman maya itu ada lima nama berikut ciri-ciri fisik, hobi, dan berbagai hal tentang “si ayam”. Satu nomor saya cek masih aktif. Si empunya menerima, perempuan. Dan si empunya tak menyangkal nama yang saya sapakan kepadanya. Secara refleks ia mengamini. Artinya nomor berikut nama adalah benar adanya. Temuan nomor dan nama non-fiksi ini tak terlalu merisaukan. Justru, saya bertanya-tanya, siapa gerangan yang dengan sengaja menyantumkan nomor ponsel berikut nama si empunya dalam halaman maya yang tak senonoh itu. Dalam tulisan ini saya memang sedang tidak memedulikan adanya “ayam kampus” di universitas itu. Ada dua sekenario yang saya susun melihat temuan itu. Perta...

Free Tequila

Oleh: Firdaus Putra A. Inilah fasilitas yang disediakan oleh Cheers Café bagi kaum hawa di Purwokerto. Tak hanya free tequila di malam Jum’at, even ladies nite tiap minggunya ini juga menggratiskan pengunjung wanita. Dijamin “free tequila dan free ticket” ini benar adanya. Pasalnya, pengumuman atau lebih tepatnya undangan (invitation) itu terpasang pada spanduk berukuran kurang-lebih 1,5 x 6 meter di beberapa lokasi strategis. Banyak wanita, lebih tepatnya cewek, di Purwokerto yang menyambut baik undangan itu. Berbondong-bondong dengan berbagai riasan khas nge-dugem, mereka menyusuri Jl. Dr. Angka, berbelok ke kanan dari arah Baturaden. Sekitar satu kilometer dari perempatan, ambil kanan, masuk di kompleks hiburan. Di sana berjajar mulai dari Dinasty Hotel, Tango, Cheers Café, Banyumas Bilyard Center (BBC), dan sebagainya. Tentu saja, sesampai mereka di lantai disko, puluhan bahkan ratusan laki-laki, lebih tepatnya cowok, sudah menunggu di sana. Berbaurlah cewek-cowok melantai d...

Anak Kos Ramah Lingkungan

Oleh: Firdaus Putra A. Beberapa hari terakhir saya bersama teman-teman kos sedang mengupayakan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship). Ide ini terinspirasi saat lokakarya Young Changemakers (YCM) Ashoka Indonesia di Bogor 8-10 Maret yang lalu. Di sana saya bertemu sedikitnya 16 teman YCM lain dari berbagai kota. Ada seorang teman yang memberi inspirasi tersendiri, Billy, YCM asal Medan. Ia merupakan eks napi. Bersama teman-teman lain ia mengorganisasikan diri dalam rangka memberdayakan teman-teman eks napi. Ide Billy yang sempat saya coba adalah membuat asbak atau kerajinan lainnya dari sampah kantong plastik. Konon kata, prosesnya mudah. Cukup dengan panci yang dipanaskan pada suhu tertentu, masukan sebanyak mungkin sampah kantong plastik yang sudah dibersihkan. Tunggu sampai mencair betul. Angkat dan cetaklah pada sebuah kayu yang sudah dipersiapkan. Saya bayangkan proses produksi asbak plastik itu demikian mudah. Selang sehari sepulang lokakarya, saya provokasi teman...