Oleh: Firdaus Putra A. Tak ada manusia yang tak pernah menangis. Di hari awal ia lahir ke dunia, tangis merupakan pertanda nan membahagiakan semua orang. Awal kehidupan bermula dengan tangis. Tak kecuali akhir kehidupan. Berbeda di awal, akhir kehidupan sanak famililah yang menangis. Menangis merupakan aktivitas yang alamiah. Mungkin tanpa tangis, manusia kurang lengkap kemanusiaannya. Tanpa tangis, akan ada ekspresi perasaan yang hilang. Tangis merupakan kulminasi dari perasaan manusia. Terlalu bahagia ia akan menangis. Terlalu sedih juga akan menangis. Tangis tidak memandang jenis kelamin. Laki, perempuan, transkelamin, semuanya bisa menangis. Tangis adalah kodrat. Ia ditakdirkan lekat dengan manusia yang dhaif ini. Kedhaifan kitalah yang membuat kita lebih banyak menangis karena sedih daripada bahagia. Tangis merupakan sebentuk tanda kelemahan. Sedang tanda merupakan hasil konstruksi manusia. Saya sering menangis. Artinya saya tak malu atau tak segan untuk menangis. Saat se...