Oleh: Firdaus Putra, HC. Saya menjadi kolumnis Kompas.com sejak Mei 2017. Sampai saat ini baru 77 kolom yang dibaca 800 ribu kali. Angkanya tidak sebanding dengan kolumnis kawakan lainnya yang sudah sampai jutaan kali dibaca. Seperti halnya kolumnis lainnya, saya menulis dengan tujuan tertentu. Pertama, membangun diskursus publik, misal soal perkoperasian dan ekonomi sosial pada umumnya. Kedua, untuk melakukan advokasi kebijakan. Yang pasti kolom-kolom saya berangkat dari kegelisahan seorang warga negara yang berusaha memaknai hal-ihwal kehidupan bersama. Apa yang saya maksud sebagai kehidupan bersama adalah soal kemasyarakat, kebangsaan dan kenegaraan. Singkatnya, ihwal res publica. Sebab saya meyakini dalam alam demokrasi, saya, satu dari 290.125.073 warga lainnya, memiliki hak yang sama untuk menyuarakan pandangan dan pendapat. Syukurnya, dilindungi konstitusi. *** Kompas.com memberi ruang bagi untuk itu. Bahkan bukan hanya ruang, lebih tepatnya menjadi amplifier, yang memungki...